Real Madrid Kalah Lagi

Real Madrid tak lagi tak ditakuti lawan-lawanya, bahkan tim lemah sekalipun. Itu sekali lagi terbukti saat Raul Gonzales dkk menjamu Getafe di pekan ke-25 La Liga, Minggu (24/2) atau Senin WIB. Meskipun bertindak sebagai tuan rumah, El Real kalah 0-1.

Di babak pertama, tim asuhan Bernd Schutser seperti kehilangan ketajaman. Nyaris tak ada peluang emas bagi Los Blancos. Gelandang-gelandang mereka seperti tidak dapat memberikan suplai bola dengan baik. Arjen Robben di sayap kiri masih belum mampu memperlihatkan performa terbaik. Sementara itu, Guti di tengah juga jarang membahayakan lawan maupun memberi umpan matang kepada Raul dan Nistelrooy di depan.

Gelandang serang Julio Baptista juga mandul. Adapun Nistelrooy dan Raul seperti kehilangan kesabaran sehingga beberapa kesempatan yang diperoleh tidak menghasilkan angka sama sekali.

Rapuhnya lini tengah Real juga membuat suplai bola tak lagi mengalir dengan baik. Beberapa kali bola-bola mengalir ke depan tanpa melalui jalur tengah. Jalinan komunikasi antarpemain pun berulangkali membuat bola mengalir percuma.

Getafe yang berada di posisi ke-12 klasemen pun seperti susah ditembus. Tendangan bebas yang diambil Guti menit ke-60 pun dengan mudah digagalkan kiper Abbondanzieri. Satu menit kemudian, giliran tendangan Raul diblok Abbondanzieri. Bola bergulir ke arah Robben dan pemain asal Belanda itu berhasil menyarangkan bola ke gawang Getafe. Raul dan kawan-kawan langsung memeluk Robben, tapi wasit menyatakan bahwa Raul berada dalam posisi offside sebelum Robben memasukkan bola.

Saat pemain-pemain Real sedang kebingungan dengan keputusan tersebut, pemain Getafe langsung melakukan tendangan bebas. Lapangan tengah yang kosong memudahkan Casquero membawa bola ke jantung pertahanan Real tanpa ada pengawalan. Mendekati kotak penalti, ia sodorkan bola ke kanan di mana Ikechukwu Uche menyambut bola lalu menaklukkan kiper Iker Casillas dari jarak 15 meter pada menit ke-64.

Selanjutnya dapat ditebak. Madrid semakin gencar menyerang, sementara Getafe yang di atas angin semakin percaya diri menekan lawan. Hal ini menaikkan emosi kedua tim sehingga tak jarang terjadi kontak fisik antara keduanya.

Penyerang-penyerang Madrid pun sering tampak putus asa dengan sering memprotes wasit saat ada insiden kecil terjadi di kotak penalti. Namun, mereka tetap saja gagal menciptakan gol ke gawang Getafe.

Kekalahan ini merupakan yang pertama di Stadion Bernabeu sejak Madrid mengalahkan Valladolid dua pekan lalu. Ini sekaligus menambah daftar panjang kekalahan El Real setelah mereka kalah dari tuan rumah Real Betis pekan lalu. Dengan kekalahan ini pula, selisih El Real dan Barca di tempat kedua klasemen berkurang menjadi dua poin.

Tinggalkan Balasan